
Pada Kamis, 30 Mei 2024, dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, Aula Mezzanine Djuanda, Kementerian Keuangan diselenggarakan Seminar Financial Planning bertajuk \”Financial Planning 101: Pahami dan Rencanakan\”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan LNSW Fest 2024 yang diadakan oleh Kementerian Keuangan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas pegawai ASN dalam mengelola keuangan mereka secara efektif. Seminar ini diselenggarakan secara offline di Aula Mezzanine Djuanda dan juga dapat diikuti secara online melalui YouTube Lembaga National Single Window (LNSW).
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber yang membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka mengenai perencanaan keuangan: Aliyah Natasya – Seorang Certified Financial Planner yang dikenal luas sebagai edukator keuangan dan aktif di media sosial Instagram dengan akun @aliyah.natasya. Aliyah juga sering membuka kelas investasi gratis melalui akun @mamabisainvestasi, yang secara khusus ditujukan untuk mengedukasi perempuan mengenai pentingnya investasi.
Heru Rizky Jiwayani – Assistant Vice President Priority Banking Bank Mandiri, yang akan berbagi wawasan mengenai pengelolaan keuangan dari perspektif perbankan dan prioritas dalam investasi.
Antonius Dyan Nugrahanto Aji – Kepala Seksi Pendalaman Pasar dan Perluasan Basis Investor Surat Utang Negara (SUN) di Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), yang akan memberikan penjelasan mengenai investasi di instrumen keuangan negara. Acara ini juga dimoderatori oleh Dedi Abdul Hadi, Kepala Subdirektorat Kemitraan LNSW.

Topik utama yang dibahas oleh Aliyah Natasya dalam seminar ini adalah \”Financial Planning untuk ASN\”. Aliyah menggarisbawahi pentingnya perencanaan keuangan, terutama di tengah ketidakpastian hidup yang dihadapi oleh banyak orang. Dalam paparannya, Aliyah menjelaskan bahwa meskipun pengeluaran untuk hidup adalah suatu kepastian, memiliki rencana keuangan yang matang dapat membantu mengatasi berbagai tantangan keuangan yang mungkin muncul.
5 Langkah Perencanaan Keuangan
Ada lima langkah penting dalam perencanaan keuangan yang harus dipahami dan diterapkan oleh setiap individu, terutama ASN (Aparatur Sipil Negara):
- Membentuk Income & Dana Darurat – Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan adanya sumber penghasilan yang stabil dan membentuk dana darurat sebagai cadangan untuk menghadapi situasi tak terduga.
- Asuransi – Penting untuk memiliki asuransi sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko finansial yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan atau penyakit.
- Investasi – Memulai investasi untuk perlindungan nilai dan pertumbuhan aset. Investasi bisa dimulai dari jumlah kecil dan produk yang dipahami.
- Pensiun – Merencanakan masa pensiun dengan baik agar dapat menikmati masa tua tanpa kekhawatiran finansial.
- Warisan dan Sedekah – Menyusun rencana untuk memberikan warisan kepada keluarga dan berbagi dengan sesama melalui sedekah.
Aliyah juga membahas pentingnya memulai investasi dari hal-hal yang kecil, sederhana, dan efisien. Ia menekankan bahwa dalam berinvestasi, sangat penting untuk memahami produk yang dibeli dan menyesuaikannya dengan tujuan jangka panjang atau pendek. Aliyah menyarankan beberapa produk investasi yang dapat dipilih:
- Untuk Perlindungan Nilai: Deposito, Surat Berharga Negara (SBN), dan Emas.
- Untuk Pertumbuhan Aset: Reksa Dana, Saham, dan Properti.

Mengakhiri presentasinya, Aliyah memberikan kutipan: \”Jika kamu tidak bisa mengelola hal kecil, kamu tidak akan bisa mengelola hal besar. Jika kamu tidak bisa mengelola uang kecil, kamu tidak bisa mengelola uang besar.\” Kutipan ini menekankan pentingnya mulai dari hal-hal kecil dalam perencanaan keuangan untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan.
Aliyah Natasya adalah seorang financial educator dan planner yang telah berpengalaman dalam mengedukasi berbagai kalangan, khususnya perempuan, mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi. Ia aktif di media sosial Instagram melalui akun @aliyah.natasya dan kerap membuka kelas investasi gratis di akun @mamabisainvestasi. Dengan dedikasi dan pengetahuannya, Aliyah terus berusaha meningkatkan literasi keuangan di Indonesia.